KNOWING YOURSELF

Kembali soal perempuan. Kali ini saya hanya ingin memberikan informasi tanpa menggurui sama sekali. Setiap bulan, perempuan mengalami menstruasi. Sebelum menstruasi itu sendiri terjadi, ada masa yang disebut ‘gejala pramenstruasi’ atau bahasa kerennya PREMENSTRUAL SYNDROME [PMS].

Beberapa pria yang sudah menikah atau masih lajang, termasuk teman-teman saya, masih suka salah sangka memakai istilah ini. Istilah PMS memang tidak begitu populer 10 tahun lalu. Sekarang, istilah ini lebih sering dipakai. Hingga banyak orang yang sudah tersosialisasi dengannya. Dari segi pengertian itu sendiri, gak perempuan atau pria masih suka salah kaprah. Dalam bahasa Inggris jelas tertulis kata PRE yang berarti menuju atau menjelang, sama halnya jika dalam bahasa Indonesia ada istilah PRA. Jadi PMS itu berarti seperti yang sudah saya sebutkan tadi. GEJALA PRA MENSTRUASI.

Banyak orang setiap kali saya menyebutkan kata PMS yang ada dalam benak mereka adalah MENSTRUASI itu sendiri. Padahal belum juga mulai. Masa PMS saya itu 2 minggu, lebih atau kurang, dari tanggal yang seharusnya, bisa maju atau mundur.

Jika membaca link yang saya berikan diatas, banyak sekali ragam PMS, terdapat LEBIH dari 150 gejala. Jadi, jangan salahkan kami –perempuan- jika kalian –pria- berulah pada masa kami sedang mengalami PMS. Ada yang kena oceh. Ada yang tiba-tiba nangis sampai ada yang ngidam. Semua tanda itu adalah normal. Bahkan bisa dibilang, tanda yang dialami MIRIP dengan orang yang sedang hamil. Jangan salahkan gejala juga jika tiba-tiba hamil tanpa diperiksakan ke dokter.
biggrin

Perempuan Indonesia, menurut saya, masih banyak yang TIDAK PEDULI dengan hal ini. Kebanyakan dari mereka MERASA tidak perlu memeriksakan diri ke dokter, pada saat menstruasinya tidak lancar. Malah lebih bersyukur pada saat tidak datang bulan secara rutin. Hal ini terjadi pada salah satu teman saya pada masa kuliah dulu. Ia terbiasa sakit-sakitan dan telat menstruasi. Ia juga tidak mau BERUSAHA memeriksakan dirinya. Hingga pada suatu masa, sudah hampir memasuki bulan ke 4, ia tidak juga datang bulan. Lalu, ia mulai merasa tidak nyaman dengan keadaan dirinya. Saat ia periksakan diri, ternyata sudah hamil 3 bulan.

Terakhir saya marah-marah soal ini, adalah pada SPG saya yang masih berumur 20 tahun. Ia mengalami hal yang sama dengan teman saya itu, menstruasi tidak teratur. Sudah saya takut-takuti juga, dia tidak juga bergeming memeriksakan dirinya. Hingga pada bulan lalu, saya melihat bon pengobatannya ada pemeriksaan USG. Saya langsung bertanya apa hasil USG tersebut? Dia bilang pada saya, bahwa dokter memberitahukan kalau dia kekurangan indung telur. Kalau tidak segera mendapat pemeriksaan sejak dini, maka pada usia 30 tahun, dia sudah kehabisan semua indung telur. Dokter juga berkata, semoga kamu tidak memiliki rencana untuk menikah dalam waktu dekat, karena tidak akan dapat menghasilkan anak.

Terenyuh sekali saya mendengarnya.

Saya juga pernah memiliki kista, adalah sebuah tumor dalam dinding r
ahim. Bisa ganas dan bisa juga tidak. Saya masih bersyukur langsung memeriksakan diri ke internis, dan bisa langsung di berantas hingga tuntas. Terakhir kali medical check-up, tidak adalagi hal yang mengkhawatirkan. Tinggal satu misi saya terakhir adalah melakukan pap smear. Memeriksakan cairan vagina untuk mengetahui apakah dinding rahim/mulut rahim sehat atau tidak.

Ini sangat saya sarankan bagi kalian –perempuan- yang sudah melakukan aktifitas sex dan sudah memasuki umur 30 tahun, periksakanlah rahim Anda. Lakukan, bukan untuk Anda pribadi, tapi bagi semua orang yang mencintai dan menyayangi Anda.

Dalam silsilah keluarga besar saya, sudah ada 3 orang tante, bisa saya sebut begitu, yang sudah diangkat rahimnya, karena kanker.

Salah satu hal yang dianggap remeh, bisa menjadi tidak remeh jika tidak segera ditangani. Saya harap teman-teman perempuan dan pria saya yang sedang membaca ini, dapat memberikan dukungan bagi para pasangan dan teman yang mengalami telat menstruasi agar dapat memeriksakan diri secepatnya.

Sedangkan untuk pria, ingatlah jika seseorang menyebutkan dia sedang PMS bukan berarti dia sedang mens, justru BELUM. JAUH lebih ‘berbahaya’ menghadapai mereka pada saat sebelum, dibandingkan sesudah.
biggrin

Pelajari saja beberapa tandanya, atau tanyakan langsung pada mereka yang kalian hadapi, maka lambat laun, pria, juga bisa belajar menghadapi perempuan saat gejala pramenstruasi itu datang.

Indonesian women, please, learn to LOVE yourself!

Share:

19 comments

  1. SPG nya namanya siapa mbak?

    BalasHapus
  2. Wah, kalau saya malah senang kalau yang memberi informasi dengan menggurui

    *soalnya saya murid*

    BalasHapus
  3. @taliguci
    wahh..jangan suka gitu dong. Saya bukan guru, jadi tidak bermaksud menggurui :D

    @jongki
    aku baik-baik saja, Bang!

    BalasHapus
  4. Saya cinta perempuan indonesia :p hihihi

    BalasHapus
  5. @erly
    bukan seharusnya begitu yah? :D
    heheh..terimakasih dah mampir yah!

    BalasHapus
  6. oh..? jadi itu toh PMS,hahahahaha

    BalasHapus
  7. wah wah... ini dia saat2 paling mendebarkan bagi cowok dlm menghadapi pasangan. saya benar2 tlah merasakan betapa dahsyatnya pengaruh PMS. kmren bru abiz bertengkar lg gara2 si doi lg PMS. hampir aja meletus perang dunia ke 3. hehehe..

    maaf curhat :P

    BalasHapus
  8. Kalo lagi PMS, aku sensi bangeeed... n pengennya manyun mulu...
    Ribeudnya jadi perempuan... ihik

    BalasHapus
  9. Kalo lagi PMS, aku sensi bangeeed... n pengennya manyun mulu...
    Ribeudnya jadi perempuan... ihik

    BalasHapus
  10. gambar dengan isi tulisannya kok kurang nyambung ya??gambarnya provokatif nih...he3, PMS emang hal yang bikin cewe jadi sulit dimengerti oleh cowo...ya gak?

    BalasHapus
  11. @langitjiwa
    hehe..iyah, begitulah PMS!

    @mr.cappucino
    silakan curhat sepuasnya,Mas!

    @silent
    Heheh..namanya juga perempuan, neng! :D

    @fajrin
    Heheh..gambar memang sengaja. Itu diambil dari campaign sabun dove mengenai perempuan yang harus PD dengan tampil apa adanya diri mereka, Mas. Makanya bukan pakai model yang cantik dan berbodi aduhai.

    Sesuai dengan judul yang mencoba mengajak perempuan untuk mengenal dirinya sendiri...

    BalasHapus
  12. Kaget aku,lihat gambarnya...
    salam kenal juga ya?
    sukses buat semuanya...

    salam,
    paragraphdalamhujan

    BalasHapus
  13. Aku pilih nomor 3 dari kiri. Padat merayap, montok, penuh gizi :D

    BalasHapus
  14. waw..kalo pms pake bikini spt yg digambar, pasti para pria tau kalu PMS itu bukan lagi m... ya gak.. :-)

    BalasHapus
  15. Mba..dari yang saya tau ya.. PMS itu sebenernya lebih ke hal psikologis lho..makanya ada cewe-cewe yang ga ngerasaiin PMS..

    Tapi bener bgt deh..klo aku lagi PMS mood ku pasti naek turun!

    BalasHapus
  16. pasangan saya selalu beteriak betapa beruntungnya di aga mengalami yang namanya sakit ketika haid blablabla... Tapi tiap bulan menjelang menstruasi pasti saya dapet kado berantem. huehehe... PMS ternyata bukan Hoax...

    BalasHapus
  17. @May's
    kenapa kaget? heheh...
    jgn kaget gitu akh! :)

    salam kenal juga!

    Mas Arief
    laahhh..malah ngeliat modelnya :D

    @kucingkeren
    hahahah...bisa ajah deh dirimu :)

    @Indri
    yahh..begitulah namanya PMS,
    kalau saya malah menunggu bisa makan banyak dan nikmat :D itu salah satu tanda PMS juga loh! :D

    @manggoblog
    kadonya seru kan?
    hehehehh...:D

    BalasHapus